Advertisement
 
 
Jilbab Dilarang, Jilbab Berkembang Cetak E-mail
Thursday, 06 May 2010

Image ALHIKMAHONLINE.COM-- Sudah menjadi rahasia umum, apabila parlemen di Eropa berlomba-lomba untuk melarang pemakaian jilbab di wilayahnya masing-masing. Tentunya hal ini menyulitkan para muslimah Eropa untuk menjalankan syariatnya dalam hal pemakaian Jilbab.

 

Tapi tahukah Anda jika di Kanada pemakaian jilbab ini malah semakin berkembang?

Adalah seorang Dikra Ait Nancere yang membuat produk dengan label N-ti. Dalam bahasa Arab berarti Anda (perempuan). Melalui produk ini, ia ingin memenuhi kebutuhan rancangan jilbab bagi perempuan Muslim yang ada di Montreal, Kanada. Sebagian besar mereka adalah perempuan aktif dan pekerja.

Keinginan untuk mengembangkan jilbab ini telah dimulai sejak tahun 2007. Saat itu, tidak ada model jilbab yang fashionable yang mampu untuk memenuhi kebutuhan perempuan yang aktif dan pekerja untuk memakai jilbab.

Kebanyakan jilbab yang ada sudah ketinggalan mode. Sehingga ditinggalkan oleh kaum muslimah Kanada. Untuk itu, Dikra Ait Nacere mencoba membuat jilbab yang fashionable dan disukai oleh muslimah perkotaan Kanada.

Awalnya ia menunjukkan hasil kreasinya tersebut pada orang-orang terdekatnya. Hasilnya luar biasa. Mereka menyukainya. Setelah itu, Dikra Ait Nacere mulai berani memasarkan produknya secara lebih luas. Bahkan, pada tahun 2008 ia sudah membuka butik yang khusus menjual pakaian-pakaian muslimah. Butik itu pun dikunjungi oleh banyak peminat yang penasaran dengan jilbab hasil kreasinya.

"Saya berkewajiban menawarkan pilihan pakaian untuk perempuan pekerja dan pakaian itu praktis bagi pekerjaan mereka, dan mereka pun menyukainya," ujar Nancere.

Dikra Ait Nacere sendiri merupakan seorang perempuan warga imigran Kanada keturunan Maroko. Harapannya ke depan ia ingin membuka waralaba usaha butiknya di berbagai tempat, terutama wilayah Toronto.

Ternyata, walaupun berbagai pemerintahan di Eropa berlomba-lomba melarang pemakaian jilbab, kondisi yang terjadi justru sebaliknya. Jilbab semakin berkembang dan disukai oleh setiap orang.

(ffh/arabnews/alhikmahonline)

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
   
 
   
 
 
 
 
 
Alhikmah Terbaru