| Wayang Dakwah, Harmoni Islam dan Budaya Lokal |
|
|
| Monday, 21 June 2010 | |
|
“Saya sangat mencintai budaya dan agama,” ungkapnya ketika ditanya latar belakang menciptakan wayang dakwah kepada ALHIKMAH (18/06/2010). “Untuk berdakwah seperti AA Gym saya tidak akan bisa. Menjadi dalang seperti Asep Sunandar Sunarya pun saya masih jauh. Akan tetapi, saya ingin seperti keduanya. Mencintai agama dan kebudayaan. Makanya saya menciptakan wayang dakwah,hal ini dilakukan setelah mendapat masukan dari teman-teman tentang perkembangan duniawayang dan dalang,” tambahnya. Memang wayang dakwah seperti yang dilakukan oleh Abu Nasrul belum banyak dilakukan. Kebanyakan dalang masih berkutat pada pakem dunia perwayangan. Setiap hari Abu Nasrul melalui wayangnya menyebarkan spirit Islam ke berbagai wilayah di Jawa Barat, seperti Garut, Cirebon, Cianjur, dan lain-lain. Meski awalnya, kesenian wayang dakwah yang ia lakukan belum mendapat respon dari masyarakat. Akan tetapi, lambat laun apa yang dilakukannya mendapatkan tempat di hati masyarakat, terutama anak-anak dan kaum muda. “Wah, memang awalnya dulu belum banyak orang yang ngeh dengan yang saya lakukan. Namun, lambat laun orang mulai mengenal dan suka dengan wayang dakwah.” kata Abu Nasrul. Abu Nasrul mengemas ajaran-ajaran Islam lewat bodoran-bodoran yang disampaikan oleh wayang-wayangnya, hingga tak terkesan menggurui. Harapannya ke depan adalah masyarakat mampu lebih dekat dengan ajaran agama dan mencintai kebudayaannya sendiri. Satu lagi dakwah variatif dari seorang muslim yang kreatif. (ffh/alhikmahonline) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




ALHIKMAHONLINE.COM-- Bagi sebagian masyarakat unsur budaya dengan agama dianggap tidak akan pernah bisa bersatu. Hal ini disebabkan, sebagian dari mereka beranggapan bahwa kedua unsur yang terdapat di dalamnya berbeda sama sekali. Namun, tidak bagi Abu Nasrul, seorang dalang wayang golek asal Pangalengan Kabupaten Bandung. Dirinya mencoba mengombinasikan dua unsur tersebut menjadi sesuatu hal yang menarik. Lewat wayang golek, Abu Nasrul mencoba menyiarkan agama Islam di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
