| Bandung: Tonggak Sejarah Gerakan Islam di Indonesia |
|
|
| Friday, 25 June 2010 | |
|
Itu baru satu fakta yang disampaikan Ahmad Mansur Suryanegara, sejarawan muslim dengan bukunya yang menuai pro dan kontra perihal bukunya yang banyak mengangkat fakta ulama dan santri. “Saya adalah seorang manusia kecil yang sangat menghormati ulama dan santri, seorang anak Bandung yang bangga dengan kotanya karena pernah menjadi tonggak sejarah Indonesia,” ungkap Mansur di tengah-tengah diskusi buku keduanya, Api Sejarah jilid II di aula Redaksi Pikiran Rakyat, Bandung, Kamis (24/06/2010) kemarin. Hadir sebagai pembanding dalam diskusi buku tersebut pakar sejarah dari Jurusan Sejarah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Dadang Supardan. Ia menilai buku karya sejarawan muslim kawakan ini sangat kreatif karena berani tampil beda dengan menampilkan fakta baru dalam sejarah Indonesia. Konsistensi Mansur dalam menguak fakta sejarah membuat para peserta diskusi tercengang dengan kenyataan bahwa selain ulama dan santri, ternyata Bandung juga sangat menentukan pergerakan nasioanal bangsa Indonesia. Beberapa bangunan yang berada di kota Bandung semisal gedung Isola, UPI, gedung Kemerdekaan, gedung Asia-Afrika. Beberapa wilayah seperti Ciumbuleuit juga sempat menjadi basecamp para ulama merumuskan negeri ini. Termasuk salah satu fakta bahwa gerakan jilbabisasi di Indonesia diawali dari SMA Negeri 3 Bandung, seorang Ane Nur Faida, aktivis Kharisma-Salman ITB, yang menjadi pelopornya. Bandung bagi Mansur adalah peletak sejarah gerakan Islam di Indoensia. Dan sejarah tersebut dicatat hanya oleh segelintir orang saja, bukan kelompok mayoritas. “Sejarah selalu dicatat oleh kelompok minoritas, bahkan bisa hanya oleh satu orang saja. Bahkan Muhammad adalah seorang manusia kecil dan sederhana. Namun mereka memiliki hubungan yang luar biasa dengan Allah swt.” tutur sejarawan yang senantiasa menjada wudhu dan shaum Daud ketika menulis kedua bukunya, Api Sejarah, buku yang mengungkap fakta yang disembunyikan. (siro/alhikmahonline) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




ALHIKMAHONLINE.COM--Bandung diyakini sebagai satu kota yang sangat menentukan dalam pergerakan nasional sekaligus juga sebagai saksi hidup atas peran ulama dan santri dalam pembentukan Negara ini. Terbukti, jalan yang terbentang antara Wastukencana hingga kawasan Advent pernah dikuasai oleh umat Islam.
