|
Gaza akan Mewisuda 12 Ribu Penghapal Alquran |
|
|
|
Wednesday, 30 June 2010 |
|
ALHIKMAHONLINE.COM-- Hampir 12 ribu penghafal Alquran di Jalur Gaza akan di wisuda. Hal ini akan dilaksanakan setelah mereka menyelesaikan tahap akhir pendidikan dan pemantapan selama 60 hari berturut-turut. Mereka tersebar pada ratusan pusat penghafal tahfidz Al-Qur’an di Gaza. Termasuk kamp-kamp pengungsian yang dijadikan halaqah-halaqah hifdzil Qur’an.
Mereka menamakan halaqah-halaqah tersebut “Generasi Qur’ani Untuk Al-Aqsha” yang berada di bawah pembiayaan pemerintah Palestina pimpinan Ismail Haniya dan langsung dibawah pengawasan departemen waqaf dan urusan agama Palestina.
Halaqah-halaqah ini mendapat sambutan luar biasa dari warga. Mereka berlomba-lomba mendaftarkan anak-anaknya pada halaqah tersebut, hingga banyak di antara para peserta yang ditolak karena tempatnya sudah tidak muat menampung lagi.
Sementara itu, Dr. Thalib Abu Syaer, menteri waqaf dan urusan agama Palestina mengatakan, “Kami sedang berupaya mewisuda sejumlah penghafal Alqur’an. Sebelumnya kami sukses melakukan hal yang sama selama beberapa tahun terakhir dan tentu kami merasa bangga.
Dalam wawancaranya dengan pusat infopalestina, menteri waqaf mengatakan, jauh-jauh hari kami sudah merencanakan dan menyusun perangkat-perangkat yang diperlukan dalam program kamp qur’ani ini. Ia berharap programnya ini bisa sukses.
Ia menyebutkan, ada sekitar 870 penghafal Alqur’an yang tersebar di 272 pusat tahfidz Alqur’an di Jalur Gaza (Rafah, Khanyunis, Gaza Tengah, Gaza, Gaza Utara).
Ia mengisyaratkan, pihaknya sedang mempersiapkan perhelatan akbar dan spektakuler untuk memberikan penghargaan pada para penghafal Al-Qur’an. Ia mengungkapkan, bangga atas prestasi para penghafal tersebut. Ini adalah kebijakan yang baik yang digalakan pemerintah Palestina melalui menteri waqaf dan urusan agama secara khusus.
Bagaimana menteri pendidikan Indonesia, apakah berminat melakukan yang sama? (ffh/infopalestina/alhikmahonline)
| Comments () >> |
 |
|