Advertisement
 
 
Dompet Dhuafa Award; untuk Mereka yang Terpinggirkan Cetak E-mail
Monday, 05 July 2010

ImageALHIKMAHONLINE.COM -- Jum’at (2/7/2010), puluhan hadirin yang memenuhi Auditorium Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat serentak berdiri dan memberikan tepuk tangan (standing applause) saat dari belakang panggung muncul seorang laki-laki tua, tunanetra, dengan didorong kursi roda. Dialah Daeng Abu, penerima Dompet Dhuafa Award kategori individu dalam bidang lingkungan. Daeng Abu (70) didatangkan langsung dari sebuah pulau terpencil bernama P. Cangke, 200 km dari garis pantai kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Daeng Abu tinggal hanya berdua di pulau tersebut bersama istrinya sejak tahun 1970-an. Ketika pertama kali datang, pulau itu kering kerontang dan kemudian dia pun menanami dengan aneka tumbuhan seperti cemara laut dsb. Kini, P. Cangkeh ibarat hutan hijau di tengah laut dan menjadi sarang bagi penyu dan ribuan ekor burung.

Belum habis rasa haru mendengar kisah Daeng Abu, tib-tiba dari bali layar panggung juga muncul seorang perempuan kecil, kurus, dengan berbaring di ranjang. Perempuan itu bernama En Sukesih (46) yang sudah lebih dari 20 tahun lumpuh total. Namun dalam kelumpuhannya, dia tetap mengabdikan diri menjadi guru bimbel tanpa dibayar untuk puluhan anak-anak SD-SMP di sekitar rumahnya, di sebuah desa di Sumedang, Jawa barat.

Kamar tidurnya yang berukuran 2x3 meter setiap hari menjadi ruang kelas bagi anak-anak yang ingin bertanya apa saja tentang pelajaran. Een Sukesih mengajar sambil berbaring terlentang. Sebagai seorang lulusan SPG (Sekolah Pendidikan Guru) dan sempat mengenyam di D3 IKIP Bandung, Een tidak bisa melepaskan diri dari keinginanya untuk terus mengajar. Dalam Dompet Dhuafa Award 2010, Een terpilih dalam kategori individu berdedikasi dibidang pendidikan.

(ddorg/alhikmahonline)

 

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
   
 
   
 
 
 
 
 
Alhikmah Terbaru