Advertisement
 
 
Din Kembali Nakhodai Muhammadiyah Cetak E-mail
Thursday, 08 July 2010

ImageALHIKMAHONLINE.COM-- Sesi pemilihan ketua umum Muhammadiyah periode 2010-2015 memang berjalan alot. Hampir dua jam, para petinggit Muhammadiyah memberikan argumennya tentang siapa calon yang paling pantas menduduki jabatan nomor satu di Muhammadiyah itu. Namun, pada akhirnya, dengan suara mencapai 1915 suara, Din Syamsudin kembali terpilih menakhodai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut untuk periode 2010-2015.

 

"Setelah kita mengadakan rapat yang berjalan dengan alot serta terjadi tarik menarik. Secara aklamasi dari 13 nama Ketua PP, akhirnya menyetujui Din Syamsuddin yang kebetulan pada pemilihan kemarin mendapatkan suara terbanyak untuk menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015," kata Ketua Panitia Pemilihan, Rosyad Saleh di Gedung Sportorium, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jl Ringroad, Taman Tirta Bantul Yogyakarta, Rabu (7/8/2010).

Pernyataan Rosyad itu, kemudian disambut gemuruh tepuk tangan dari para peserta muktamar. Dan saat Rosyad melemparkan hasil rapat itu kepada forum untuk dimintai kesetujuannya, seluruh peserta dengan semangat mengatakan setuju.

Untuk jabatan 11 nama lainnya rencanya akan disusun segera, setelah disahkannya Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah ini ke depan. Dan rencananya untuk nanti malam, langsung diadakan serah terima jabatan antara PP Muhammadiyah periode 2005-2010 ke PP Muhammadiyah 2010-2015.

Sementara itu, terdapat beberapa rekomendasi yang disampaikan dari hasil muktamar Muhammadiyah ke-46 ini. Di antaranya, Muhammadiyah menolak paham prularisme yang menyamakan semua agama, perlunya kerja sama antarumat beragama, khususnya antarkelompok umat Islam, sikap toleransi yang perlu dibina, serta saling menerima keberadaan kelompok lain perlu dikembangkan untuk menciptakan suasana sosial yang kondusif.

Lain daripada itu, hasil Muktamar juga menyoroti fenomena korupsi yang terjadi di kalangan pemerintahan. Menyikapi hal tersebut, Muhammadiyah mendukung proses pemberantasan korupsi dengan cara/model pembuktian terbalik. Adapun rekomendasi lainnya adalah pembentukan lembaga ekonomi Muhammadiyah untuk memberdayan ekonomi kecil, mengembangkan hidup hemat di tengah krisis pangan dan energi serta membangun karakter bangsa yang agamis untuk kemajuan bersama.

(ffh/dtk/ant/alhikmahonline)

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
   
 
   
 
 
 
 
 
Alhikmah Terbaru