| Pasar Ukaz Resmi Dibuka |
|
|
| Thursday, 22 July 2010 | |
|
“Kami berharap dengan adanya pasar Ukaz ini dapat lebih memantapkan syiar Islam kepada masyarakat khususnya, masyarakat Kota Bandung. Serta membuat umat lebih mudah mempraktikkan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW,” ungkap Drs. H. Zaenal Abidin, M.Ag dalam sambutannya. Pada pameran perdagangan pasar Ukaz ini terdapat hamper 52 stand bazaar yang menjual berbagai produk mulai dari garmen, kerajinan, industri rumah tangga, aneka kuliner, produk jasa, dan produk pendidikan. Untuk berbelanja di sana, diberlakukan sistem kupon. Panitia menyediakan kupon yang bernilai mulai dari 1 sen Dirham hingga 100 sen Dirham (1 Dirham). 1 sen Dirham sama dengan Rp 300. Banyak warga yang penasaran dengan pasar Ukaz ini. Kebanyakan dari mereka ingin mengetahui bagaimana koin dinar dan dirham itu dipertukarkan dalam kegiatan jual beli di pasar Ukaz. Seperti yang diungkapkan oleh Netty Asmi, seorang pengunjung asal Cikutra yang khusus datang ke pameran ini. “Saya hanya penasaran saja ingin melihat bagaimana koin dirham dan dinar itu dipakai dalam pameran ini. Terus bagaimana cara dagang ala nabi itu dipraktekan soalnya saya lihat di spanduk-spanduk gencar menuliskan hal itu,” ungkap Netty kepada Alhikmahonline, Kamis (22/7/2010) Melalui konferensi persnya beberapa waktu lalu, panitia berharap melalui kegiatan pasar ukaz ini, bisa menjadi jembatan antara produsen dan konsumen untuk bisa menjalankan transaksi bisnis sesuai contoh Rasulullah SAW yang penuh berkah dan adil bagi semua pihak. Bagaimana tertarik? Datanglah ke Pusdai Bandung mulai tanggal 22-25 Juli 2010. (ffh/alhikmahonline) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




