| Buku Tragedi Mavi Marmara Terbit |
|
|
| Monday, 02 August 2010 | |
|
Buku ini ditulis dan diedit oleh sebuah tim yang berintikan tiga wartawan (sekaligus relawan) Dzikrullah W. Pramudya, Santi Soekanto dan Surya Fachrizal. Ketiganya merasakan sendiri detik-detik pembantaian dan pembajakan tentara Israel atas misi Freedom Flotilla to Gaza di kapal Mavi Marmara itu. Surya Fachrizal bahkan termasuk yang ditembak oleh tentara Israel. Peluru itu menghajar dada kanannya dan menyelusup merobek bagian-bagian dalam tubuhnya dan bersarang di perut kanannya. Meskipun begitu, buku ini juga mewakili kesembilan relawan dan wartawan Indonesia lain di kapal itu. Ada penuturan Okvianto Emil Baharuddin yang ditembak tangan kanannya, saat memegang selang pemadam kebakaran untuk menghalau tentara Israel bersenjata lengkap yang berusaha naik ke kapal dari speedboat. M. Fauzil Adhim, penulis buku-buku best-seller mengomentari buku ini, “Ini buku bagus, desain covernya bagus.” “Pelayaran Berdarah Menuju Gaza” juga menyajikan rentetan peristiwa dunia sebelum dan sesudah kejadian yang menggemparkan dunia itu, yang dirangkai dengan halus oleh wartawan senior dari Malang, Pambudi Utomo. Seratus persen keuntungan buku ini disalurkan untuk saudara-saudara kita di Gaza lewat Sahabat Al-Aqsha, jaringan keluarga-keluarga Muslim dan lembaga pendidikan yang mendukung kemerdekaan Masjidil Aqsha dan Palestina. Judul Buku: “Pelayaran Berdarah Menuju Gaza: Kesaksian Langsung Relawan dan Wartawan Indonesia dari Kapal Mavi Marmara” (ffh/sahabat/alhikmahonline)
|
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




ALHIKMAHONLINE.COM-- “Pelayaran Berdarah Menuju Gaza” merupakan buku pertama yang memuat lengkap kesaksian 12 relawan dan wartawan Indonesia di kapal Mavi Marmara. Hampir dua bulan lalu kapal yang membawa bantuan kemanusaan ke Gaza itu diserang dan dibajak oleh tentara Israel di Laut Tengah.
