| Jerman Panik, Islam Berkembang Pesat |
|
|
| Sunday, 05 August 2007 | |||
|
KEPANIKAN melanda para pemuka masyarakat Kristen Jerman karena Islam berkembang pesat di sana. Kepanikan itu antara lain tercermin dari ucapan Kardinal Jerman, Karl Lehman, yang melontarkan pernyataan provokatif soal toleransi beragama di negaranya. Ketua konferensi keuskupan Jerman ini menyatakan sangat khawatir melihat kebebasan beragama di negaranya yang ternyata membuka peluang bagi pesatnya perkembangan Islam.
Pernyataan Lehman itu didukung oleh Sekretaris Jenderal Penasehat Partai konservatif Persatuan Demokratik Kristen, Ronald Pofalla. Ia menyatakan, Lehman berhak mengatakan bahwa Islam tidak boleh mendapat perlakuan sama dengan penganut Kristen. " Islam tidak ada dalam akar budaya Eropa dan tidak merefleksikan pola hidup sehari-hari yang sama, " kata Pofalla. Kegelisahan para kardinal itu cukup beralasan, apalagi diprediksi tahun 2046 warga Muslim akan menjadi mayoritas di negeri Hitler ini. Menurut hasil studi Islam-Archive Central Institute, Soest, Jerman yang dirilis pertengahan Januari lalu, kemungkinan itu bisa terjadi karena arus imigran Muslim ke Jerman dan jumlah warga Jerman yang masuk Islam terus meningkat tajam. Data situs bbc.co.uk tahun 2005 menunjukkan, di Jerman terdapat sekitar 3 juta umat Islam atau 3.6% dari total populasi 84 juta jiwa. Umat Islam di Jerman merupakan kelompok populasi yang paling banyak meningkat sehingga 40 persen dari mereka berusia di bawah 18 tahun. Selain itu, warga Jerman asli yang memeluk agama Islam pun meningkat dengan amat pesat. Menurut suratkabar Perancis Figaro, baru-baru ini tercatat hampir 11 ribu rakyat Jerman telah memeluk agama Islam. Umat Islam Jerman mempunyai hampir 2.200 masjid dan pusat agama di seluruh negeri. Untuk mengembangkan pusat-pusat keislaman tersebut dan untuk meraih posisi yang kuat di tengah masyarakat Jerman, umat Muslim membentuk organisasi sejak akhir dekade 1960-an. Awalnya, organisasi-organisasi ini terbatas pada kelompok atau etnis tertentu. Namun pada akhir abad ke-20, mulai diambil langkah-langkah pembentukan sebuah pusat atau Dewan Tinggi yang bisa menjadi penghubung dan pemersatu berbagai organisasi keislaman Jerman. Menurut sebuah penelitian, prosentase umat Islam Jerman yang secara kontinyu pergi ke masjid jumlahnya cukup tinggi. Selain itu, mereka juga menginginkan anak-anak mereka bersekolah agama agar mempelajari Al-Quran dan terjauhkan dari pengaruh budaya Barat yang merusak. Suratkabar Figaro mencatat, “Kehadiran umat Islam Jerman ke masjid-masjid nampak sangat mencolok dan Paus agaknya memiliki impian kosong bila berharap umat Kristiani mendatangi gereja-gereja dengan antusiasme yang sama seperti umat Muslim di Jerman”. Penelitian yang dilakukan oleh Institiut Orientalis Hamburg yang tergabung dengan Kementerian Dalam Negeri Federal Jerman melaporkan, ada peningkatan keterikatan anak-anak muda kepada organisasi-organisasi Islam. Universitas Bielefeld Jerman dalam penelitiannya juga menemukan, sama seperti yang terjadi di Prancis, pemuda Muslim Jerman cenderung untuk mengikatkan diri mereka dengan ajaran Islam. Sambutan anak-anak muda Muslim ini memberi kekuatan baru terhadap umat Islam Jerman karena anak-anak muda merupakan penerus masa depan setiap masyarakat. Meski jumlahnya cukup signifikan, namun umat Islam masih dianggap sebagai tamu asing dan warga kelas dua sebagaimana ungkapan Kardinal Lehman di atas. Umat Islam belum diakui secara resmi oleh pemerintah Jerman. Ironisnya, kaum Yahudi yang hanya berjumlah sekitar 400 ribu diakui sebagai kelompok resmi. (Mel. Sumber: Islamonline, Islamicity, news.bbc.co.uk, dan lain-lain).*
written by irwan hasanuddin, August 31, 2011 jadi benarlah perkataan yg mengatakan bahwa umat islam adalah umat terbaik yang membawa kebaikan dan melenyapkan kejahatan... written by meta, August 15, 2011 yaaahh alhamdulillah kalo semakin banyak pemeluk agamnya rasullallah,jangan menge judge negeri sendiri apa yang sudah kamu lakukan buat negerimu dan agamamu itu yang lebih utama mari kita sama sama mengamalkan islam mengajarkan islam kepada siapa saja yang menginginkannya baik di indonesia atau diuar negeri semoga allah memberikan hidayah buat kita semua aaamiiiin written by Djamari Chaniago, April 04, 2011 Masya allahhhh di German makin banyak masjid dibangun di Indonesia Kususnya Jakarta Makin Gencar bikin Mall dan Spot spot buat para clubbers..para orang tua bangga nya setengah mati kalo liat anaknya jadi artis, maklum mental perek udah dari nenek moyangnya..hmmm Udah miskin harta miskin agama itulah indonesia bagusnya Sunami 50Meter aja ni Jakarta written by greendevils, January 05, 2011 alhamdulillah kalo begitu nggak ada toleransi di eropa di indonesia pun siap seperti itu,jika melihat sejarah pembentukkan indonesia tak ada kerajaan kristen di indo loww,kalo gitu kita jadikan indonesia 100% islam written by Rachel Naverdan, September 24, 2010 Alhamdulillah kalau pada masuk islam. Agama lain yg masuk Islam itu semua dosanya akan terhapukan!! |
|||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




