Advertisement
 
 
N0. 36/Juli 2009/Rajab 1430 H Cetak E-mail
Wednesday, 01 July 2009

Assalamu’alaikum wr. wb.
Sabtu pertama, Juni 2009. Redaksi Alhikmah kedatangan tamu istimewa. Seseorang yang lama berkecimpung di dunia media. Ia juga boleh dikata, salah satu yang tergabung di angkatan pertama koran Republika. Harian yang konon mewakili suara umat Islam negeri ini. Sebelumnya, harian ekonomi Berita Buana dan koran Bisnis Indonesia sempat pula dijejak, melengkapi asam-garam beliau di industri media.

Erie Sudewo. Mas Erie, kami kemudian memanggil beliau. Tak hanya di dunia media kiprah mas Erie. Mungkin pembaca pun sudah mafhum, jika mas Erie juga concern di bidang pemberdayaan masyarakat. Beliaulah salah seorang founding fathers Dompet Dhuafa Republika, yang kini duduk di jajaran Dewan Pembina.

Di antara kesibukannya sebagai Social Entrepreneur, saat ini Mas Erie juga aktif sebagai advisor di Indomedia Group. Sebuah perusahaan yang antara lain bergerak di bidang penerbitan media massa.

Kami, tim Redaksi Alhikmah memang sengaja mengundang beliau untuk singgah. Selain silaturahim, tentu saja ingin menyelami banyak hal, terkait dengan dunia penerbitan media. Utamanya, dalam rangka proses perbaikan media dakwah bernama Alhikmah.

Alhamdulillah, mas Erie rela menyisihkan sepenggal waktu, diantara segudang kesibukannya. Tentu saja, hal ini merupakan spirit tersendiri bagi kami. Semoga Allah membalas setimpal, Mas. Amiin.

Pembaca Alhikmah yang insya Allah senantiasa dimuliakan Allah, di edisi kali ini, ada sedikit perubahan formasi di tim redaksi. Kang Dedy Ahmad Soleh, Koordinator Liputan Alhikmah sebelumnya, resmi tidak bergabung lagi. Insya Allah, bukan karena apa-apa, hanya sebuah pilihan. Bukankah hidup itu adalah seni memilih? Beliau memilih untuk mengabdi di kampung halamannya di Cirebon, tanpa memutus tali ukhuwah yang sudah cukup lama terbina.

Lepas kang Dedy, bergabung dua rekan baru di Alhikmah. Lygia Nostalina, Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Dan  Lingga Sukatma Wiangga, Mahasiswa tingkat akhir Program Studi Jurnalistik Universitas Padjadjaran. Kehadiran mereka, insya Allah akan semakin memperkuat squad redaksi. Terlebih www.alhikmahonline.com sudah mulai aktif meng-update berita-berita ke-Islaman terkini, terutama di Jawa Barat.
Bicara Tabloid. Edisi 36, Juli 2009 ini, Sajian Utama Alhikmah mengangkat fenomena perselingkuhan. Sepanjang tahun 2008, Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH - APIK) di Jakarta mencatat ada 87 perempuan yang mengadu permasalahan keluarga. Dari 87 pengaduan, 51 kasus terkait dengan perselingkuhan, baik itu disertai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pemukulan, penghinaan, pengusiran, tidak dinafkahi sampai pemalsuan identitas diri. Dari 51 kasus perselingkuhan yang dicatat LBH-APIK, 32 perempuan atau sekitar 62,7 % menjadi korban.

Rubrik Hidayah Alhikmah edisi ini mengangkat kisah Anton Medan. Mantan penjahat kelas kakap yang kini menjadi dai, setelah cahaya Islam menyentuh kalbunya. Di rubrik Profil, ada “Buah Kegelisahan kang Badri.” Kisah Asep Hasan Badri, President Director Bekam Rukyah Center (BRC), yang berazam tahun 2015  mendatang, ingin mendirikan Hospital Syariah. Luar biasa. Wallahua’lam.

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
   
 
   
 
 
 
 
 
Alhikmah Terbaru