| POLISI akan Mengawasi Dakwah Selama Ramadhan? |
|
|
| Saturday, 22 August 2009 | |
|
"Seandainya dakwah berkait dengan provokasi, dengan melanggar hukum, pasti akan ditindak," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Sukarna sebagaimana yang disampaikan kepada detik.com di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2009). Nanan mengatakan, selama Ramadan, polisi akan meningkatkan pengawasan ke penjuru wilayah Indonesia. Hal ini karena terorisme masih menjadi momok paling menakutkan. Nanan mengatakan, operasi ini digelar untuk mengantisipasi adanya perekrutan teroris pada momen Ramadlan. Selain buron paling dicari, Noordin M Top, polisi masih mencari empat tersangka teroris yang diduga tersangkut bom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, 17 Juli lalu. Mereka adalah Syaifudin Zuhri, Mohamad Syahrir, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso. Ramadhan yang sedianya diwarnai oleh kekhusyukan namun kini masyarakat resah oleh pemberitaan yang banyak menyudutkan umat Islam. (m.Yasin/Detik/alhikmahonline) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




ALHIKMAHONLINE.COM-- Ketenangan ibadah bulan Ramadhan terusik oleh kebijakan Polisi yang akan mengawasi ceramah para ustadz selama Ramadhan. Tentunya ini merupakan situsi yang tidak diharapkan bagi umat Islam Indonesia.
