Advertisement
 
 
Rindu Bertemu Orang Tua Cetak E-mail
Tuesday, 01 September 2009

Assalaamu’alaikum
Ustadz, sudah 10 tahun terakhir ini saya tidak pernah bertemu dengan orangtua. Kisahnya waktu itu ayah mengusir saya karena tidak mau menjaga tokonya yang menjual minuman keras. Saya dianggap anak durhaka. Sebetulnya setiap tahun saya ingin bertemu dengan orangtua khususnya ibu. Tapi keinginan itu sirna karena takut ayah marah. Saat ini saya telah menikah dengan ikhwan yang rela menerima saya apa adanya dan telah dikaruniai seorang anak. Ustadz apa yang harus saya lakukan untuk menjalin silaturahim dengan orangtua? Bagaimana solusi yang tepatnya? (Ibu, Bekasi)

Jawab:

Anda harus berusaha untuk bertemu dengan orangtua Anda. Anda harus bisa mencairkan kebekuan komunikasi dengan orangtua Anda. Lupakan kesalahan orangtua dan jangan lupakan segala kebaikan bapak dan ibu kepada Anda.

Lakukan pendekatan kepada ibu Anda dulu. Kalau perlu libatkan orang ketiga untuk memfasilitasi pertemuan tersebut. Manfaatkan momen Ramadhan atau Idul fitri sekarang.

Semacam penyakit usus buntu, kalau dibiarkan sakit terus. Tapi kalau dioperasi, memang sakit tapi cuma sekali dan selanjutnya sehat tuntas.

Kalau perlu bersimpuhlah Anda di kakinya. Siapkan diri untuk menerima yang terjelek dari ayah Anda, tapi Anda sudah berusaha untuk menghubungkan tali silaturahmi yang diperintahkan oleh agama.

Kalau perlu datanglah ke rumah orangtua dengan orang yang kira-kira cukup berwibawa di hadapan orangtua Anda. Pilih saat yang baik, pada saat orangtua tidak sedang marah, tidak sedang menghadapi problem.

Khidmat kepada orangtua adalah kunci kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Sedang berdosa kepada orangtua adalah bencana dan akan membuahkan kesengsaraan.

Sejahat-jahat ayah atau ibu, di dalam hati kecilnya pasti ada tersisa kasih sayang kepada anaknya. Perbanyaklah berdoa untuk keselamatan dan ampunan bagi ayah dan ibu. Mintalah kepada Allah SWT agar ayah Anda diberi anugerah rasa kasih sayang kepada anak-anaknya.

Panggilah Allah, Yaa Mujibassailin, Yaa Muqollibal Qulub, dan seterusnya. Berdoalah, lakukan setelah shalat tahajud atau setelah shalat lainnya.

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >