Advertisement
 
 
MT Al-Islam, Mengabdi untuk Kemaslahatan Umat Cetak E-mail
Sunday, 01 March 2009
Image
Alhikmah
Tahun 1982, seorang guru agama di SD Padasuka 2, Bandung, merasa terpanggil untuk menyampaikan tiap ayat suci Alquran yang dipelajarinya kepada masyarakat sekitar. KH. Mualim uhammad Anwar namanya. Dengan ilmu yang ditimba di Pesantren di Sukamiskin, niat mulia tersebut ia wujudkan dengan pendirian sebuah Majelis Taklim (MT), yang juga berfungsi sebagai Mesjid bernama  Al Islam, di RT 03/06 Padasuka.

Pada awal berdirinya, anggota MT Al-Islam ini beranggotakan 20 orang. Aktivitas rutin yang diselenggarakan antara lain menterjemahkan ayat Alquran, dan ceramah yang diisi oleh beliau sendiri.

Tiga tahun berlalu, 1985, banjir besar memporak-porandakan masjid Al Islam. Seluruh bangunan rata dengan tanah. Akhirnya dibangun kembali masjid Al Islam di lokasi yang lebih tinggi di RT01/06 Padasuka, dengan tanah wakaf milik bapak Wasid, besannya. kegiatan pengajian pun dipindahkan ke kediaman beliau di Pasirlayung, Bandung.
Namun, faktor usia yang sudah tergolong sepuh, membuat Ustadz kelahiran 1902 ini mulai sakit-sakitan. Sehingga, walaupun pembangunan Masjid baru di lokasi yang juga baru sudah selesai,  tahun 1986, kegiatan MT Al-Islam  tetap berlangsung di kediaman beliau.

Tahun 1988, saat usianya menginjak angka 86, berakhirlah tugas beliau di dunia. Detik-detik menjelang kembali ke Rahmatullah, almarhum yang pernah menjabat sebagai ketua MUI kecamatan Cicadas Bandung pada tahun 70-an ini, berpesan pada Maesaroh, anak keduanya untuk melanjutkan perjuangan dia berdakwah. “Saya selaku anak diberi amanat untuk meneruskan pengajian ini,” terang Maesaroh kepada Alhikmah sepenggal waktu lalu.
“Jangan merasa malu untuk belajar bersama-sama. Jadi, yang belum bisa menjadi bisa, dan yang sudah bisa semakin lancar. Harus terus dilaksanakan, dan jangan pernah bosan,” tutur Maesaroh, mengenang pesan Almarhum.  
Ketika menerima amanah itu, Maesaroh baru berusia 27 tahun. Ia merasa sangat bersyukur diberi amanah tersebut.  “Alhamdulillah dipercaya. Walaupun merasa berat, sebelum memberi penjelasan, ibu harus tahu dan menjalankan terlebih dahulu perintah Alquran. Walaupun bukan lulusan pesantren, tapi Ibu berusaha terus belajar,” terang Maesaroh.  

Untuk aktivitas, tidak jauh berbeda dengan kepemimpinan almarhum. Seminggu dua kali, saban Senin dan  Rabu, pukul 10.00 s/d 12.00 rutin diisi dengan pembacaan ayat suci Alquran, hapalan, dan terjemahan. Selain kegiatan tersebut di atas, sebulan sekali juga diadakan ceramah umum dengan mengundang penceramah dari luar.
Dalam memberikan pengajaran kepada jamaah MT Al-Islam, Ibu Maesaroh dibantu oleh ibu Odah tetangganya yang juga diberi amanah oleh almarhum. Dengan ilmu yang didapat dari salah satu pesantren di Soreang, dan pengalamannya mengikuti berbagai pelatihan  sertifikasi guru TPA, Odah banyak berperan dalam kemajuan MT Al-Islam.

Majelis Taklim yang bertujuan meningkatkan keimanan masyarakat ini, memiliki anggota tetap sebanyak 45 orang Jamaah. Mereka terdiri dari gabungan berbagai DKM, antara lain: Masjid Al-Fitrah Pasir Layung, Masjid Al-Ikhlas Ciparumpung, Masjid Khusnul khotimah di Padasuka, dan Masjid Al-Karimah, di Pasir Leutik. Ibu Maesaroh berharap dengan penggabungan berbagai DKM ini semakin menambah keimanan dan ketakwaan umat muslim, khususnya di lingkungan kecamatan Cicadas.

Untuk menambah rasa syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan, tiap setahun atau dua tahun sekali diadakan tadabur alam. Pada tahun 2008 silam, daerah tujuan tadabur alam adalah Pelabuhan Ratu. ”Tadabur alam tidak tentu, kadang dua tahun sekali, dengan tujuan untuk melihat kekuasan Allah bukan hanya piknik semata. Tetapi melihat keindahan Allah SWT melalui alam semesta dan mensyukuri nikmat yang diberikan,” ungkap Maesaroh.
26 tahun bertahan, tentu bukan tanpa jerih payah. Semangat KH. Mualim Muhammad Anwar yang diwariskan kepada penerusnya, Ustadzah Maesaroh tentu patut dijadikan teladan kita semua. Aamiin.  (miaGamalia/Alhikmah)

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >