Advertisement
 
 
Hadir, Gerakan Kepanduan Muslim di Amerika Cetak E-mail
Thursday, 07 January 2010

ImageALHIKMAHONLINE.COM—Di Amerika, Kepanduan Muslim hadir memberikan warna yang khas.

Gadis itu adalah Mena, seorang perempuan muslim berusia 15 tahun yang sejak tiga tahun lalu sudah bergabung dengan gerakan kepanduan muslim yang ada di Amerika. Menurut Mena, ia banyak mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman yang luar biasa manakala masuk ke dalam kepanduan yang ia ikuti. Salah satunya bertemu dengan Presiden Amerika dan bertemu dengan orang-orang baru.

Menurut Razia Sohail, pemimpin kepanduan tersebut, kepanduan itu dibentuk untuk menemukan dan mengembangkan minat di kalangan anak-anak muslim Amerika.
“Kepanduan menjadi sangat disukai, buktinya banyak anak-anak dan orang tua yang bergabung dengan gerakan ini,” ungkapnya, seperti dilansir Islamonline.

Hampir semua tempat yang memiliki komunitas muslim terbesar atau mesjid-mesjid mengorganisir pasukan kepanduan. Gerakan Pandu Muslim ini sendiri bernama Cadette and Senior Girl Scouts in All Dulles Area Muslim Society (ADAMS).

Sejauh ini terdapat sekitar 200 anggota laki-laki dan perempuan yang tergabung dalam ADAMS, sementara untuk anggota keseluruhan yang tercatat mencapai 2000 orang yang tersebari di 112 mesjid dan sekolah Islam. Dan ini diperkirakan setiap tahunnya terus meningkat.

Banyak orang tua yang mendukung aktivitas ini. “Saya pikir, prinsip-prinsip Islam ada dan menyatu dengan konsep gerakan pramuka ini,” ungkap Navid Khan, salah satu orang siswa.

"Konsep kepanduan adalah aktivitas bersih dan sehat. Ini mengajarkan mereka untuk membantu orang lain, melakukan hal yang benar, dan menjadi anak yang bersih, berani dan jujur. Saya rasa ini semua bicara tentang Islam,” katanya sambil menunggu kedua anaknya yang tergabung dalam kepanduan tersebut. 


"Kepanduan ini ternyata memberikan mereka rasa tanggung jawab dan membuat mereka terlibat dalam pelayanan masyarakat. Ini semua adalah hal yang akan membantu mereka melewati kehidupan ini," ungkap orang tua lain, seorang ibu bernama Karima Shamma.

Sementara bagi Saira, yang telah menjadi anggota pramuka sejak taman kanak-kanak, lebih suka berinteraksi dengan orang lain, seperti ketika pasukan bertemu dengan pasukan non-muslim di kota Falls Church pada berbagai aktivitas yang kami lakukan. Dia juga suka mengenakan lencana kepanduan kemana pun dia pergi.

 (Siro/Iol/Alhikmahonline)

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
   
 
   
 
 
 
 
 
Alhikmah Terbaru