| Jermaine Jackson: Michael Jackson Nyaris Masuk Islam Jelang Ajal |
|
|
| Friday, 22 January 2010 | |
ALHIKMAHONLINE.COM -- Dalam wawancara eksklusif pertama yang digelar Alarabiya TV, Rabu (19/1/10) kakak kandung mendiang Michael Jackson, Jermaine Jackson, mengatakan bahwa adiknya itu nyaris masuk Islam sebelum meninggal.
Setelah lebih dari setahun berada di wilayah teluk, Michael Jackson tertarik pada Islam dan banyak membaca literatur tentang agama ini. "Setelah ia kembali dari Bahrain, Michael menyewa sebuah tim yang semuanya Muslim. pada waktu itu, perilakunya juga menunjukkan bahwa ia akan segera memeluk Islam," kata Jermaine. Jermaine menambahkan bahwa dia secara pribadi mendukung saudaranya masuk Islam, dan terus mendesaknya agar segera mewujudkan hal itu. "Saya percaya bahwa Islam akan banyak membantu dia keluar dari semua masalah yang telah dialami sepanjang hidupnya, " tambah Jermaine. Pada November 2008, The Sun melaporkan bahwa Jackson secara resmi masuk Islam dan mengadakan seremoni di rumah seorang rekannya di Los Angeles. Ia diberitakan mengenakan pakaian Islam dan peci. Menurut surat kabar itu, seorang Imam dipanggil dari sebuah masjid untuk menjadi saksi keislaman Jackson. Di bulan yang sama, Daily Mail melaporkan bahwa Jackson memilih penulis lagu dan produser David Wharnsby Phillip Bubal, untuk proyek musik selanjutnya. Bubal adalah seorang pemeluk Islam juga, dan mereka mulai berbicara tentang keyakinan mereka dan bagaimana mereka menjadi orang yang lebih baik setelah memeluk Islam. Jermaine, yang masuk Islam pada tahun 1989 setelah melakukan sebuah perjalanan ke Timur Tengah, mengatakan bahwa Jacko mulai bertanya tentang Islam ketika Jermaine baru saja pulang berhaji. Jermaine memberikan Michael banyak buku tentang Islam yang selalu dibaca oleh Michael. Setelah itu, Jermaine menambahkan, Michael mengatakan bahwa ia bangga pada kakaknya itu karena telah menemukan sesuatu yang bisa memberinya kekuatan dan kedamaian batin. (hbs/alarabiya) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




ALHIKMAHONLINE.COM -- Dalam wawancara eksklusif pertama yang digelar Alarabiya TV, Rabu (19/1/10)
