Advertisement
 
 
Anak Saya Mengalami Depresi Berat Cetak E-mail
Monday, 01 February 2010

Assalamualaikum wr. wb.
Ustadz, saya memiliki anak perempuan berusia 17 tahun. Ia mengalami depresi yang cukup berat karena merasa dirinya bodoh jika dibandingkan dengan kakak-kakaknya. Beberapa kali anak saya itu memang tidak naik kelas. Akhirnya ia minder dan sering mengalami kesurupan. Saya selalu berdoa kepada Allah supaya penyakitnya ini lekas sembuh. Namun kondisi anak saya semakin parah. Ia mudah tersinggung dan marah-marah jika ada kesalahpahaman. Ustadz ada yang menyarankan supaya anak saya dibawa ke rumah sakit jiwa. Tapi hati saya menjerit kalau seandainya anak saya masuk ke tempat tersebut. Saya harus bagaimana ustadz? Adakah doa yang mempermudah masalah saya ini? Terima kasih sebelumnya.

Anak yang kurang normal termasuk ujian dari Allah SWT kepada orang tua yang bersangkutan. Sebagai ujian maka orang tua harus ridha menerima kenyataan yang kurang menyenangkan tersebut.

Seperti halnya sebuah musibah yang menimpa seseorang, hendaknya disikapi dengan ridha dan jujur. Lakukan introspeksi, kalau-kalau musibah tersebut akibat dari kesalahan, kelalaian, atau kecerobohan yang bersangkutan.

Ridha atas segala musibah yang menimpa kepada seseorang, maka yang bersangkutan mendapat nilai khusus dari Allah SWT, yaitu kifarat atau penghapusan atas dosa-dosa tertentu.

Dan siapa tahu bahwa sesuatu yang dianggap tidak baik itu mengandung kebaikan. Alquran mengemukakan bahwa kadang yang kamu cintai justru tidak baik bagimu. Dan kadang yang kamu benci, justru menjadi kebaikan bagi kamu.

Hikmah apa yang tersirat dari kasus putri Anda, hanya Allah yang Maha Mengetahui. Tapi Anda harus yakin pasti ada hikmahnya. Sebagai muslim Anda harus berikhtiar secara optimal untuk mengatasinya.

Sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi Saw bahwa sesuatu urusan itu harus diserahkan kepada ahlinya. Anda harus berkonsultasi kepada dokter yang mempunyai keahlian tentang hal tersebut.

Kalau menurut dokter putra Anda harus di rawat di Rumah Sakit Jiwa, menurut saya sebaiknya dipertimbangkan dengan serius. Dan kalau hal tersebut merupakan yang terbaik bagi yang bersangkutan, Anda harus me-ngizinkannya.

Selain ikhtiar secara medis, tentu doa pun tidak boleh diremehkan. Berdoalah setelah shalat terutama setelah shalat malam. Doanya bebas dengan bahasa kita.

Kalau akan membaca doa khusus bisa dibaca: Allahumma Robbannnas Adzhibil Ba’sa, Isyfi Binti (………….sebut namanya) Antas Syafi La Syifaa Illa Syifa uka. La Yughodiru Saqoman.

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
   
 
   
 
 
 
 
 
Alhikmah Terbaru