Advertisement
 
 
Istri Saya sering Menerima Tamu Lelaki Cetak E-mail
Monday, 01 February 2010

Assalamualaikum wr. wb.
Senang hati saya dapat bersilaturahim dengan ustadz Miftah walaupun sebatas tanya jawab. Ustadz, istri saya akhir-akhir ini sering membuat saya kesal. Ia kerap menerima tamu laki-laki di rumah, dengan alasan bisnis. Namun ketika saya perhatikan, mereka berdua ngobrol hingga setengah jam, bahkan satu jam. Terlebih, saat saya tidak ada di rumah, bisa sampai 2 jam. Pertemuan istri saya dengan lelaki itu sudah hampir setengah tahun, dan memang dalam rangka bisnis. Tapi, tetap saja saya selalu merasa curiga. Setiap kali saya coba menasihati, istri saya malah marah.

Salah satu kewajiban suami ialah menyadarkan istri yang melakukan perbuatan tidak baik. Kebiasaan menerima laki-laki yang bukan muhrim ketika suami tidak ada di rumah merupakan perbuatan tidak baik, dan tidak boleh dilakukan, apalagi dibiasakan.

Kalau memang menurut istri Anda sangat penting berbicara dengan mitra bisnisnya, pilihkan waktu pada saat Anda di rumah, atau ada perempuan yang sudah dewasa dan dapat dipercaya.

Perilaku dosa bisa diawali dari beragam cara, seperti: kepentingan bisnis, konsultasi, curhat, kepentingan profesi, dan lain-lain. Oleh karenanya segala perbuatan yang dapat mengarah kepada hubungan intim pria wanita bukan muhrim harus dicegah. Anda harus tegas, tapi santun dalam menasihati istri.

Dan yang tak kalah pentingnya, keteladanan dari Anda sendiri. Jangan sampai Anda sendiri melakukan hal yang sama dengan wanita lain. Carikan solusi yang baik agar istri Anda tidak tersinggung, tidak marah dan tidak merasa dicurigai.

Apa yang Anda sampaikan harus diyakini oleh istri sebagai sesuatu yang baik bukan semata bagi Anda, tapi juga bagi dia.

Berdoa dengan tulus dan khusyu untuk keselamatan keluarga dan khususnya untuk istri Anda, insya Allah akan menjadi salah satu yang menyadarkan dia untuk menjauhi fitnah dan perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan moral Islam.

Berikan perhatian optimal kepada istri Anda. Sediakan waktu yang cukup baginya. Dekatkan istri Anda dengan kehidupan agama dan kaum ibu yang juga dekat dengan agama.

Comments (0) >>
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
   
 
   
 
 
 
 
 
Alhikmah Terbaru